Skip to main content

Perantau!


Jauh-jauh hari Imam Syafii telah berseru untuk hijrah, “Pergilah dari rumahmu demi lima faedah, yaitu menghilangkan kejenuhan, mencari bekal hidup, mencari ilmu, mencari teman, dan belajar tatakrama.” Bukan sekedar menganjurkan, Imam Syafii juga melakukan. Terlahir di Palestina, kemudian ia hijrah ke Madinah, Irak, dan Mesir.” Alhamdulillah, saya dan keluarga pernah menziarahi makamnya di Mesir.

Menyikapi hijrah dan menjelajah, Imam Syafii pernah menuliskan seuntai perumpamaan yang indah, “Air akan bening dan layak minum, jika ia mengalir. Singa akan beroleh mangsa, jika ia meninggalkan sarangnya. Anak panah akan beroleh sasaran, jika ia meninggalkan busurnya. Nah, manusia akan beroleh derajat mulia, jika ia meninggalkan tempat aslinya dan mendapatkan tempat barunya. Bagaikan emas yang terangkat dari tempat asalnya.”
  
Ingatlah, rezeki itu perlu dijemput. 
- Kadang rezeki orang di negeri kita. 
- Kadang rezeki kita di negeri orang.

Lagi pula, hijrah dan menjelajah telah dilakukan oleh nabi-nabi terdahulu. Boleh dibilang, hampir semua nabi, temasuk Adam, Nuh, Ibrahim, Ismail, Yakub, dan Musa. Nabi Muhammad sendiri, sebelum hijrah ke Madinah, pernah hijrah ke Taif namun tertolak oleh penduduk Taif. Abdurrahman bin Auf pernah hijrah ke Afrika dan Taif. Saad bin Abi Waqqash kemudian hijrah ke China. Adapun Isa lahir di BethlehemPalestina. Ketika kecil, Isa bersama ibunya pernah hijrah ke Mesir.

Sedemikian pentingnya hijrah, sampai-sampai para sahabat menjadikan peristiwa hijrah sebagai tonggak kalender, bukan Isra’ Mi’raj, Maulid Nabi, Nuzul Al-Qur’an, atau peristiwa bersejarah lainnya. Ayo hijrah! Ayo merantau!



Dilahirkan di Pekanbaru, kemudian Ippho Santosa merantau keBatam, Jogjakarta, dan Malaysia. Kini ia bersama istrinya (orang Kalimantan) dan ibunya menetap di Jakarta.

Jauh-jauh hari Imam Syafii telah berseru untuk hijrah, “Pergilah dari rumahmu demi lima faedah, yaitu menghilangkan kejenuhan, mencari bekal hidup, mencari ilmu, mencari teman, dan belajar tatakrama.” Bukan sekedar menganjurkan, Imam Syafii juga melakukan. Terlahir di Palestina, kemudian ia hijrah ke Madinah, Irak, dan Mesir.” Alhamdulillah, saya dan keluarga pernah menziarahi makamnya di Mesir.

Menyikapi hijrah dan menjelajah, Imam Syafii pernah menuliskan seuntai perumpamaan yang indah, “Air akan bening dan layak minum, jika ia mengalir. Singa akan beroleh mangsa, jika ia meninggalkan sarangnya. Anak panah akan beroleh sasaran, jika ia meninggalkan busurnya. Nah, manusia akan beroleh derajat mulia, jika ia meninggalkan tempat aslinya dan mendapatkan tempat barunya. Bagaikan emas yang terangkat dari tempat asalnya.”
  
Ingatlah, rezeki itu perlu dijemput. 
- Kadang rezeki orang di negeri kita. 
- Kadang rezeki kita di negeri orang.

Lagi pula, hijrah dan menjelajah telah dilakukan oleh nabi-nabi terdahulu. Boleh dibilang, hampir semua nabi, temasuk Adam, Nuh, Ibrahim, Ismail, Yakub, dan Musa. Nabi Muhammad sendiri, sebelum hijrah ke Madinah, pernah hijrah ke Taif namun tertolak oleh penduduk Taif. Abdurrahman bin Auf pernah hijrah ke Afrika dan Taif. Saad bin Abi Waqqash kemudian hijrah ke China. Adapun Isa lahir di BethlehemPalestina. Ketika kecil, Isa bersama ibunya pernah hijrah ke Mesir.

Sedemikian pentingnya hijrah, sampai-sampai para sahabat menjadikan peristiwa hijrah sebagai tonggak kalender, bukan Isra’ Mi’raj, Maulid Nabi, Nuzul Al-Qur’an, atau peristiwa bersejarah lainnya. Ayo hijrah! Ayo merantau!



Dilahirkan di Pekanbaru, kemudian Ippho Santosa merantau keBatam, Jogjakarta, dan Malaysia. Kini ia bersama istrinya (orang Kalimantan) dan ibunya menetap di Jakarta.

Comments

Popular posts from this blog

METHODE-PARAMETER

 MATEMATIKA MATEMATIKABERAKSI MOBIL MOBILBERAKSI

TUGAS LOGIKA DAN ALGORITMA

TUGAS LOGIKA DAN ALGORITMA 1.MY DATA 2.STATEMENT IF FLOWCHART CODING   3.TUGAS PERULANGAN (FOR) FLOWCHART CODING   FLOWCHART CODING FLOWCHART CODING   FLOWCHART CODING   FLOWCHART CODING   FLOWCHART CODING   FLOWCHART CODING

Membuat Aplikasi input data sederhana dengan Netbeans Java ( Memahami Object dan Class Java )

Membuat Aplikasi input data sederhana dengan Netbeans Java ( Memahami Object dan Class Java ) Posted by kang bowo Kamis, 02 Mei 2013 0 comments Ok Tidak pakai bosa basi hari ini saya pengen menuliskan  bagaimana caranya Membuat Aplikasi input data sederhana dengan Netbeans Java tutorial kali ini masih memfocuskan pada pehaman class dan objek java Agar lebih paham baca juga tutorial sebelumnya di marii 1. Buka Netbeans 2. Buat Project baru Klik: File → New Project → Java → Java Application – Next 3. Beri nama file "projek3" Klik Finish 4. Buat file kelas Klik: File → New File → Java → Java Class → Next 5. Baru nama kelas dengan "mahasis" 6. Edit kode pada kelas mahasis seperi dibawah ini /*  * To change this template, choose Tools | Templates  * and open the template in the editor.  */ package projek3; /**  *  * @author akangbowo  */ public class mahasis {     String npm, nama;     public ...